Wednesday, 11-02-2026
  • BERKAH | Bermartabat - Elegan - Religius - Kreatif - Aktif - Humanis

Upacara Penuh Khidmat dan Kreatif, SD Islam Almaarif 02 Singosari Peringati Hari Pahlawan dengan Nuansa Kepahlawanan

Diterbitkan : - Kategori : Kurikulum

Media sdialmaarif02 10 November 2025 – Seluruh komponen SDI Al-Ma’arif 02, mulai dari guru, staf, hingga ratusan siswa, pagi ini (10/11) mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional dengan suasana yang khidmat dan bersemangat. Berbeda dari tahun sebelumnya, upacara kali ini mengusung tema khusus melalui “Dresscode Kepahlawanan,” yang berhasil menghadirkan nuansa sejarah yang mendalam di lapangan sekolah.

Semangat Juan dalam Balutan Kostum Sejarah

Acara yang dimulai tepat pukul 07.20 WIB ini menampilkan pemandangan unik. Para peserta upacara tidak hanya mengenakan seragam sekolah, melainkan tampil dengan ragam busana yang terinspirasi dari tokoh-tokoh pahlawan nasional dan pejuang kemerdekaan. Terlihat siswa yang gagah mengenakan seragam pejuang bambu runcing, pakaian ala Jenderal Sudirman, hingga representasi tokoh-tokoh perempuan inspiratif seperti Cut Nyak Dien dan RA Kartini.

Kepala Sekolah SDI Al-Ma’arif 02, Ibu Hj. Luluk Ernawati S.Ag dalam amanatnya menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dini sejak.

Melalui kostum ini, kita tidak hanya sekedar mengenang, tapi juga merasakan semangat juang dan keberanian mereka. Semangat pahlawan adalah semangat rela berkorban, jujur, dan pantang menyerah dalam belajar dan berbuat kebaikan,” ujarnya.

Aksi Pembacaan Puisi dan Pesan Moral

Upacara puncak ditandai dengan pembacaan puisi pahlawan oleh Kepala Sekolah disambung lagu “Gugur Bunga” yang dinyanyikan oleh Ratu Romeesa siswi kelas 3B. Aksi ini berhasil menyentuh hati siswa, mengingatkan mereka pada peristiwa heroik 10 November 1945.

Guru dan staf yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi yang efektif. “Dengan melihat dan mengenakan langsung pakaian ini, anak-anak akan lebih mudah mengingat sejarah dan meneladani sifat-sifat mulia para pahlawan,” kata Ibu Soviana Dimyati, S.Pd, salah satu guru yang mengenakan pakaian pejuang masa revolusi.

Upacara diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen seluruh warga sekolah untuk menjadi “Pahlawan Masa Kini” dengan penghargaan, menjaga kebersihan, dan menjunjung tinggi integritas.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan